Perbedaan Garansi resmi dan garansi disributor

Perbedaan Garansi resmi dan garansi disributor

Rate this article:

Perbedaan Garansi resmi dan garansi disributor


Bagi kamu yang akan membeli HP baru mungkin sering mendengar tentang garansi resmi dan garansi distributor. Sebenarnya apa Perbedaan Garansi resmi dan garansi disributor, lalu bagaimana cara membedakannya? untung dan rugi antara Garansi resmi dan garansi disributor apa?. Kali ini Paguphone akan mencoba membahas Perbedaan Garansi resmi dan garansi disributor.

Garansi ketika membeli Handphone terdiri dari 3 jenis, berikut jenis garansi Handphone yang ada di Indonesia 

Garansi Resmi

Garansi ini langsung dari produsen yang memproduksi dan melalui garansi resmi ini smarphone kita terjamin ketika mengalami kendala atau kerusakan. Jika masih dalam periode garansi maka segala kerusakan yang tertera pada kartu garansi akan di jamin oleh produsen langsung. Dalam prakteknya garansi resmi ini diberikan melalui perusahaan / distributor resmi yang ada di kota kota besar, misal garansi TAM. Melalui garansi resmi ini produsen sudah sepakat tentang syarat dan ketentuan berlaku. Jika kamu membeli melalui garansi resmi biasanya harganya akan lebih mahal.

Garansi Distributor Resmi

Garansi distributor resmi adalah hal yang legal karena sudah mempunyai ijin dari Dirjenpostel Indonesia ketika melakukan import HP dari luar negeri. Ketika terjadi kerusakan pada HP maka ketika kita akan klaim di service center tidak sembarang service center mau menerima. Hanya service center yang tertera dalam kartu garansi saja yang akan menerima klaim garansi, hal ini tentu menjadi kekurangan tersendiri ketika membeli dengan garansi distributor. 

Garansi Internasional / Garansi Toko

Untuk garansi jenis ketiga ini cakupannya paling sempit, jika kita akan klaim kerusakan maka hanya toko tersebut yang bisa klaim garansi. Kita tidak bisa langsung menerima pengganti (Kecuali toko tersebut memang sudah komitmen jika rusak ganti baru). Jika melakukan klaim garansi ini maka HP yang rusak tadi akan di retur ke tempat asal (tergantung dari negara mana toko mengambil stock) sehingga akan memerlukan waktu yang lama. Untuk jenis garansi Internasional / garansi toko biasanya HP tidak memiliki buku panduan dalam bahasa Indonesia, hanya dalam bahasa dimana asal HP tersebut

Lalu keuntungan dan kerugian dari jenis garansi tersebut bagaimana? 

Keuntungan

    garansi resmi: 
  • Dijamin aman dan semua service center menerima klaim garansi
  • Ketersediaan sparepart yang lebih baik
  • Software dijamin sudah sesuai dengan aturan yang ada di indonesia
  • Dipastikan memperoleh ROM global (bukan abal abal) - khusus Xiaomi
  • ROM bisa update OTA

    garansi distributor :

  • Harga cenderung lebih murah dari garansi resmi
  • Smartphone lebih cepat diperoleh meskipun smartphone tersebut belum dijual resmi di Indonesia
    Garansi toko :
  • Memiliki harga paling murah di antara garansi yang lain

Kekurangan

    Garansi resmi :
  • Harga paling mahal diantara garansi yang lain
  • Terkadang smartphone yang di inginkan belum bisa dibeli di Indonesia, sedang garansi distributor bisa diperoleh dengan cepat
    Garansi Distributor :
  • hanya service center tertentu yang bisa klaim garansi, hanya yang tertera di kartu garansi, misal service center semarang maka tidak bisa diklaim di jogjakarta
  • Terkadanl mendapatkan ROM abal abal, lihat ciri ciri ROM abal abal pada Xiaomi
    Garansi toko :
  • membutuhkan waktu yang lama ketika klaim garansi

itu tadi Perbedaan Garansi resmi dan garansi disributor, bisa disimpulkan antara garansi distributor dan garansi internasional adalah sama, jika ingin nyaman silahkan beli dengan garansi resmi

Komentar Baca Semua Komentar

Tulis Komentar

antispam

Semua Tips n Trik