Kemewahan Vertu akhirnya tumbang karena bangkrut

Vertu pada bulan maret 2017 sempat dibeli oleh Murat Hakan Uzan dan akhirnya tutup.

Rate this article:
Vertu, smartphone yang terkenal mewah dan harga selangit tersebut akhirnya tumbang juga karena bangkrut. Dilansir dari verge sudah dipastikan vertu mengalami kebangkrutan dan akhirnya tumbang. Vertu sudah beroperasi selama kurang lebih 19 tahun.

Vertu mengalami kebangkrutan dan dikabarkan tidak bisa membayar hutang sebesar 128juta poundsterling, jika di rupiahkan sekitar Rp 1.2 Trilliun. Sepak terjang vertu memang kurang begitu akrab di masyarakat indonesia, namun tidak sedikit juga yang mengenal merek Vertu. Vertu merupakan sib-brand dari Nokia. Vertu berdiri tahun 1998 (hampir 19 tahun sekarang) berawal dari rancangan Frank Nuovo tentang HP desain super mewah.

Vertu mengeluarkan produk yang pertama dengan diberi label Vertu Signature pada tahun 2002 tepatnya di bulan januari yang saat itu dibanderol dengan harga $20.000 yang saat itu jika dihitung rupiah sekitar Rp 260juta rupiah.

Berikutnya produk kedua vertu muncul pada tahun 2004 muncul dengan nama Vertu Ascent yang merupakan inspirasi dari sebuah mobil sport yang mewah. Pada tahun 2006 produk vertu berikutnya diberi nama Constellation Classic, lalu pada tahun 2009 Vertu mengeluarkan produk Constellation Ayxta.

Vertu sempat mencoba peruntungan dengan mengeluarkan produk berbasis OS Android pada tahun 2013 (untuk bisa bersaing di dunia gadget) namun pada akhirnya tahun 2017 menjadi perhentian terakhir dari Vertu. Dipastikan Vertu tutup karena bangkrut. Sebelumnya Vertu pernah dibeli oleh perusahaan tiongkok Godin Holding, kemudian di bulan maret 2017 sempat dibeli oleh Murat Hakan Uzan dan akhirnya tutup.

Related articles Semua News and articles