Perbedaan antara Fastboot dan recovery

Perbedaan antara Fastboot dan recovery

Rate this article:

Perbedaan antara Fastboot dan recovery

Recovery atau Fastboot sebenarnya apa sih itu, dan bagaimana prosesnya, kali ini akan saya bahas tentang Recovery ROM vs Fastboot ROM. Perbedaan yang paling kelihatan terletak pada file yang akan digunakan untuk flashing. File ROM recovery dalam bentuk .zip file sementara file Fastboot Rom dalam bentuk .tgz. Keduanya digunakan untuk flash dan akan menghasilkan  ROM baru pada telepon tetapi cara untuk melakukan flashing berbeda . Recovery ROM biasanya digunakan untuk flash ROM ketika hanya ingin melakukan update dan tidak ada risiko kehilangan data. Fastboot Rom akan mampu isntall ROM secara keseluruhan namun memiliki resiko yang berhubungan dengan data, dan jika kita masih baru dalam dunia flashing sebaiknya hati hati karena ketika mengambil langkah-langkah yang salah maka data yang terdapat pada HP bisa terformat

Perbedaan antara Fastboot ROM dan ROM recovery file.

Baik sobat kita bahas satu satu tentang flashing lewat recovery dan lewat fastboot

Flashing dengan recovery ROM
ROM recovery dapat digunakan untuk flash ROM yang baru dengan dua cara. Yang pertama adalah flash melalui Updater app dan yang kedua adalah flash melalui recovery Mi. Downgrade menggunakan metode ini tidak akan bisa, flash dengan cara ini hanya untuk upgrade dan update saja. Perhatikan bahwa beberapa perangkat memiliki bootloader yang terkunci (Lock bootloader), sehingga kita diwajibkan untuk membuka bootloader atau unlock bootloader terlebih dahulu sebelum mencoba menggunakan recovery Mi.

Flashing melalui Updater app:
Proses ini mudah, hanya menempatkan ROM file dalam folder di telepon, kemudian masuk ke Update app dan tekan pada menu tiga tombol di sudut kanan atas dan pilih "Pilih Update paket". Setelah itu, telepon akan membuka Explorer dan Kita hanya perlu mencari file dan pilih filenya kemudian akan otomatis update.

Flashing melalui recovery Mi
Mirip flashing dengan Updater app, proses sama ketika menempatkan ROM file di telepon, tetapi bukan menempatkannya dalam folder apapun, kita harus tempatkan file yang akan digunakan untuk update di root folder penyimpanan internal. Setelah itu boot ke recovery dengan cara matikan dahulu handphone kemudian nyalakan dengan menekan tombol power + tombol Volume + secara bersamaan atau tekan tombol "Reboot ke Recovery mode" di Updater app. Setelah posisi dalam recovery, pilih "Install update.zip sistem" dan proses flashing akan otomatis berjalan tinggal tunggu saja. Untuk cara ini file yang akan digunakan untuk update harus dirubah nama file menjadi "Update.zip".

Flashing dengan Fastboot ROM
Flashing dengan Fastboot ROM hanya dapat dilakukan dengan PC dan harus terinstall software untuk Fastboot flashing, bisa menggunakan MiFlash tool terbaru  atau bisa menggunakan Mi PC Suite (flashing menggunakan Mi PC Suite adalah perintah otomatis flash_all, jadi harap berhati-hati jika ingin melakukan clean install maka kita bisa kehilangan semua data kita). Untuk flash dengan fastboot pertama kita reboot telepon kita ke modus Fastboot (tekan lama tombol Power + tombol Volume) setelah ada tanda tanda menyala dan muncul gambar fastboot tinggal kita hubungkan HP kita ke PC. File Fastboot ROM berisi tiga file berbeda yaitu Fastboot file script, dalam dua bahasa, satu di .bat untuk Windows dan file lain dalam .sh untuk Linux. Perhatikan jika bootloader masih terkunci atau belum unlock tidak akan menonaktifkan Fastboot, sehingga kita dapat tetap melakukan Fastboot flash ROM meskipun dalam keadaan lock bootloader.

akan ada pilihan ketika akan flashing dengan fastboot yaitu
  • flash_all akan menghapus semua data telepon. Semua data pengguna, termasuk file pribadi kita, folder dan aplikasi akan dihapus. Script ini biasanya digunakan ketika kita ingin flashing dan kembali ke pengaturan pabrik asal, benar benar fresh ROM.
  • flash_all_except_storage akan menghapus semua aplikasi dan data pengguna dari telepon kita tetapi file dalam penyimpanan internal Sobat masih aman. Script ini biasanya digunakan ketika sobat ingin flash kembali ke ROM dengan menghapus semua apps tanpa mempengaruhi file pribadi kita.
  • flash_all_except_data_storage hanya  akan flash di update tanpa merubah setelan,aplikasi, data pengguna atau file pribadi kita. Hal ini biasanya digunakan ketika pengguna ingin flash Rom baru tanpa mempengaruhi apa pun.

Itu tadi pembahasan mengenai Perbedaan antara Fastboot ROM dan ROM recovery file serta bagaimana cara flashing dengan metode  Fastboot  dan  recovery, semoga bermanfaat


Komentar Baca Semua Komentar

Tulis Komentar

antispam

Semua Artikel